![]() |
| Dok. Kegiatan |
Acara dimulai dengan pembacaan istighotsah bersama, kemudian dibuka oleh master of ceremony kemudian dilengkapi tawassul oleh Ketua Rois Syuriah MWC NU Sumberwringin Ustadz Rosyidi. Kemudian di lanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, menyanyikan lagu hubbul wathon serta mars Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Kemudian acara dilanjutkan sambutan ketua PAC GP Ansor Sumberwringin sahabat Junaidi
"meskipun dengan tertatih-tatih, BUMA PAC GP ansor sumber wringin ini didirikan, sebagai wujud ikhtiar kemandirian ekonomi, kita harus bersama-sama bahu membahu kedepannya agar PAC GP Ansor Sumberwringin mampu mandiri secara ekonomi melalui BUMA ini, kita harapkan BUMA tidak hanya sebatas seremonial belaka, tetapi terus bisa berkelanjutan" Pungkasnya
Kemudian acara dilanjutkan sambutan ketua dari Pimpinan Cabang GP Ansor Bondowoso, yang menjabarkan panjang lebar maksud serta tujuan adanya turba trimatra malam hari ini dilaksanakan.
"Saya sangat kagum dan terkesan dengan sahabat-sahabat Ansor Sumberwringin, acara ini begitu meriah dan paling meriah dibandingkan dengan Turba-turba ke PAC lain, apalagi ini dibarengkan dengan peresmian BUMA, sebagai bentuk kemandirian ekonomi dan hal ini juga menjadi harapan besar program strategis dari pimpinan pusat GP ansor bahwa kemandirian ekonomi itu adalah program periorotas organisasi " Ujar Fathor Rozi selaku ketua PC GP Ansor Bondowoso.
Selain itu sahabat Fathor Rozi juga menjelaskan bahwa turba trimatra merupakan, turba ketiga elemen
"turba trimatra ini, merupakan acara dari Ansor itu sendiri, kemudian Banser dan Rijalul Ansor. Hal ini dimaksudkan untuk memfilter isu masa lalu Akibat ulah seorang oknum yang akhirnya mendegradasi spirit perjuangan sahabat-sahabat Ansor. Bagi saya hal itu bukan musibah, tetapi merupakan ujian untuk menambah totalitas kita terhadap pengabdian di Ansor dan Jam'iyah Nahdlatul Ulama'" Tambahnya.
![]() |
| Dok. Foto pribadi |
Selain itu dengan sesi sambutan panjang ketua PC GP ansor bondowoso juga menjadi penghubung program periorotas pimpinan pusat dan pimpinan wilayah Jawa Timur terkait empat pilar kekuatan
"pertama soal penguatan jenjang kaderisasi, kedua penguatan kemandirian ekonomi, ketiga penguatan penguasaan teknologi dan keempat penguatan cyber. Karena hari ini perjuangan Ansor bukan menghadapi peluru. Tetapi membentengi masyarakat dan para Ulama' NU dari serangan-serangan narasi negatif dari kelompok yang tidak senang terhadap eksistensi Jam'iyah Nahdlatul Ulama'".
Kemudian acara dilanjutkan boleh Gus Habaib. Dengan gaya yang humoris dan jenaka, gus Habaib memulai sambutan dengan pantun dan beliau juga memberikan suntikan aset bagi BUMA PAC GP Ansor Sumberwringin berupa wifi portable. Beliau juga memberikan suntikan spirit perjuangan kepada kader-kader Ansor supaya iklas berjuang dan mengorbankan baik materi, tenaga maupun waktu kepada Nahdlatul Ulama'.
"Kita do'a bersama semoga BUMA para pengurus dan sahabat-sahabat yang hadir di acara ini diberikan kesehatan dan keberkahan dari Allah SWT".
![]() |
| Dok. Foto pribadi |
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh ketua PC GP Ansor bondowoso sebagai simbol peresmian BUMA PAC GP Ansor Sumberwringin. Acara kemudian ditutup pembacaan doa oleh gus Matlubur Riski sebelum membacakan doa beliau berpesan
"mari kita hadiahkan terlebih dahulu tawassul kepada para muasis Nahdlatul Ulama' utamanya wilayah sukosari dan Sumberwringin yang dulu banyak ulama' yang berjuang mengabdikan dirinya untuk Nahdlatul ulama'" Ujar beliau.
Pembacaan doa dibacakan dengan penuh khusuk dan khidmat. Acara kemudian dilanjutkan penutup oleh MC dan dilanjutkan ramah tamah.
Video dokumenter:
Reporter : Humas PAC GP Ansor Sumberwringin
Editor: Humas PAC GP Ansor Sumberwringin






















