![]() |
| Dok. Foto Pribadi |
Sumberwringin, 15-02-2025– Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sumberwringin turut memenuhi undangan dalam acara peringatan Harlah ke-XXII dan Haflatul Imtihan Pondok Pesantren (PP) Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Sumberwringin. Acara yang digelar pada Sabtu, 15 Februari 2024, pukul 19.00 WIB hingga selesai ini dihadiri oleh sejumlah tokoh agama, ulama, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Acara tersebut diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, termasuk tausiyah dari para muballiq terkemuka. Di antaranya adalah KH. Aidhi Ma’mun bin KH. Ahmad Sufyan Miftahul Arifin, KH. M. Mahsun Hasyim, Rois Syuriah MWC NU Sumberwringin, Muhtasyar MWC NU Sumberwringin, serta perwakilan dari Sahabat PAC GP Ansor Sumberwringin beserta rekan-rekan Banser. Kehadiran mereka memberikan nuansa khidmat dan penuh makna dalam peringatan Harlah ke-XXII serta Haflatul Imtihan santri PP. Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo.
Mengenal Imam Syafi’i: Ulama Besar yang Menginspirasi. Dalam kesempatan tersebut, KH. Ahmad Sufyan Miftahul Arifin salah satu pembicara menyoroti sejarah dan kontribusi Imam Idris As-Syafi’i, seorang ulama dan ahli hukum Islam yang sangat berpengaruh dalam perkembangan keilmuan Islam. Imam Syafi’i, yang lahir pada tahun 767 M di Gaza, Palestina, dikenal sebagai pendiri Mazhab Syafi’i, salah satu dari empat mazhab utama dalam hukum Islam Sunni.
Imam Syafi’i memulai pendidikannya di Mekah, mempelajari Al-Qur’an, hadits, fiqih, serta ilmu bahasa Arab dan sastra. Kehidupannya yang penuh perjuangan, terutama setelah kehilangan ayahnya di usia dini, tidak menghalanginya untuk menjadi sosok yang dihormati di dunia Islam. Ia dikenal sebagai ulama yang menggabungkan ketelitian dalam memahami Al-Qur’an dan hadits dengan penggunaan logika dan analogi dalam menetapkan hukum.
Karya-karyanya, seperti Kitab Al-Risalah, Al-Umm, dan Al-Mukhtasar, menjadi rujukan penting dalam studi hukum Islam hingga saat ini. Mazhab Syafi’i yang didirikannya pun memiliki pengaruh besar, terutama di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Dalam tausiyahnya, KH. Aidhi Ma’mun bin KH. Ahmad Sufyan Miftahul Arifin menekankan pentingnya meneladani ketekunan dan keilmuan Imam Syafi’i. Generasi muda memang harus terus menggali ilmu, baik ilmu agama maupun ilmu umum, untuk membangun peradaban yang lebih baik,
Sementara itu, segenap sahabat-sahabat PAC GP Ansor Sumberwringin sangat mengapresiasi atas terselenggaranya acara ini. Kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk mengingatkan sahabat Ansor akan pentingnya meneladani para ulama besar seperti Imam Syafi’i.
Acara Harlah ke-XXII dan Haflatul Imtihan PP. Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar pesantren terus menjadi pusat pendidikan yang melahirkan generasi berakhlak mulia dan berilmu.
Editor: [Admin Humas PAC GP Ansor Kec Sumberwringin]








0 comments:
Posting Komentar