24jam Berkhidmat

IBX5B87908F43DC2

Grand opening Bidang Usaha GP Anshor Sumberwringin

TURBA 3 MATRA PC GP Ansor bondowoso bersama peresmian usaha milik Ansor (BUMA) PAC GP Ansor Sumberwringin. Kegiatan turba yang dilakukan oleh pimpinan cabang GP Ansor bondowoso kepada tiga PAC yakni PAC GP Ansor sukosari

Banser Sumberwringin Bersinergi dengan Muspika Kawal Keberangkatan Tamu Allah

Kehadiran Banser dan sinergi bersama aparat pemerintah setempat diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga yang melepas maupun bagi jamaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima tersebut. Dengan pengawalan ketat ini, diharapkan prosesi keberangkatan dapat berjalan sukses tanpa kendala berarti..

Perkuat Kemandirian Ekonomi, PAC GP Ansor Sumberwringin Siap Launching "NUngkrong"

pembahasan strategis mengenai kemandirian ekonomi. PAC GP Ansor Sumberwringin secara resmi mencanangkan peluncuran unit usaha berupa **Cafe dan Warung Sembako yang diberi nama "NUngkrong".

PAC GP Ansor Sumberwringin Hadiri Panen Raya Kopi Ijen Bersama Wakil Menteri BUMN By PAC GP ANSOR SUMBERWRINGIN

Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sumberwringin menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional dengan menghadiri langsung acara Petik Kopi Ijen yang digelar di Kebun Malabar Jampit, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, .

PAC GP Ansor Sumberwringin beserta Kader Ansor Se-Bondowoso Ikut Meriahkan Inagurasi dan Pelantikan PW GP Ansor Jawa Timur di Surabaya

Suasana pelepasan penuh semangat dan optimisme. Empat armada bus besar yang mengangkut ratusan kader bergerak menuju Surabaya sekitar pukul 09.30 WIB, membawa semangat persatuan, silaturahmi, dan kekompakan antar pengurus di berbagai tingkatan..

[AGENDA] PSHT & PAGAR NUSA IKUT ANDIL DALAM PEMBANGUNAN MUSHOLLA TAHFIDZ AL-QUR'AN


Pembangunan Musholla tahfid NU dibawah koordinasi  PAC GP. ANSOR KEC. SUMBERWRWRINGIN dengan keluarga besar Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Sumberwringin yang sudah dimulai sejak agustus, dengan periode pelaksanaan pembangunan diawali dengan peletakan batu pertama oleh Syuriyah Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama' Kecamatan Sumberwringin KH.RAHMATULLAH Dan Ketua tanfidiyah Ust.Rosyidi.

acara peletakan batu pertama tersebut juga di dampingi oleh jajaran syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama' Kabupaten Bondowoso KH.Mahsun Hasyim dan KH. Saiful Haq.

Pelaksanaan pembangunan mushollah tafidzul Quran Nahdlatul Ulama' juga mendapat apresiasi yang sangat luar biasa dari masyarakat sekitar, termasuk dari Organisasi perguruan pencak silat SH terate  dan PAGAR NUSA yang juga tidak ketinggalan membantu pembangunan Musholla Tahfidhul Quran Nahdlatul ulama' yang berlokasi di desa sumbergading tersebut. "Kami membantu karena kami terharu dan juga terketuk untuk menyumbangkan tenaga dan demi terciptanya generasi yg anfauhum linnas" kata salah satu dari PSHT yg turut senang membantu.

Dalam hal ini. Masdidik selaku Ketua Ansor dan juga Mas jun selaku ketua panitia pembangunan mengucapkan banyak terimakasih terhadap PSHT dan Juga Pagar Nusa yg sudi membantu pembangunan ini. Semoga dikemudian hari terus bisa bersinergi dengan baik. (Red)

[AGENDA] KHALIFAH UMAR r.a. DAN BUDAYA KRITIK



Oleh : KH. Afifuddin Muhajir. (Rais Syuriah PBNU)
Khalifah Umar ibn al-khatthab r.s.  sering dijadikan contoh sebaggai pemempin yg menyukai kritik. Beliau punya kebiasaan belusukan  ke kampung kampung. Salah satu tujuannya mencari tahu tentang aib dan kekurangan dirinya. Hal  itu membuat masyarakat  berani dan tidak segan untuk mengeritiknya.

Dikisahkan bahwa S. Umar pada suatu ketika dicegat di jalan oleh seorang perempuan tua bernama Khaulah binti Tsa'labah dan dimintanya berhenti.  Cukup lama beliau berhenti di jalan seraya menyimak kalimat2 yg meluncur dari lisan Khaulah binti Tsa'labah yang berisi nasihat nasihat sebagai berikut :

يا عمر ، كنتَ تدعَى عُميرا ثم صرتَ عمر ، ثم قيل لك أميرُ المؤمنين ، فاتق الله يا عمر ، فإنه مَن أيقن بالموت خاف الفوتَ ، و من أيقن بالحساب خاف العذاب .

Wahai Umar, engkau dulu dipanggil Umair (Umar kecil), kemudian berubah menjadi Umar, lalu sekarang engkau dipanggil dg julukan "amirul mukminin". (Pesan saya) : takutlah engkau, wahai Umar kepada Allah, karena barangsiapa meyakini adanya kematian, ia pasti  khawatir akan hilangnya kesempatan, dan barangsiapa yg meyakini adanya hisab, ia pasti takut menghadapi adzab.

Pertemuan di jalan antara Khalifah dan perempuan tua itu menjadi tontonan dan sekaligus membuat orang orang yg melihatnya keheranan. Maka di antara mereka ada yang terpaksa bertanya : wahai amirul mukminin, mengapa njenengan rela berhenti di sini  hanya untuk mendengarkan omongan perempuan tua itu?

Khalifah Umar menjawab : "Seandainya  perempuan itu meminta agar saya  berhenti di tempat ini  dari awal siang sampai akhir siang, pasti saya tidak akan beranjak kecuali untuk shalat. Tahukah kalian, siapakah perempuan tua itu?"

Mereka mejawab : kami tidak tahu.

S. Umar menjelaskan, Dia adalah Khaulah binti Tsa'labah, seorang perempuan yang perkataannya didengar oleh  Allah Subhanahu wa ta'ala dari atas langit yang tujuh. Apa pantas Umar tidak mau mendengarkan ucapan perempuan itu, sementara Allah Ta'ala mau mendengarkannya.

Kisah tentang Khaulah binti Tsa'labah secara singkat difirmankan oleh Allah sbb :

قد سمع الله قول التي تجادلك في زوجها و تشتكي إلى الله ، و الله يسمع تحاوركما ، إن الله سميع بصير
(المجادلة : ١)

Tentu Allah mendengar perkataan wanita yang mengajukan permasalahan  kepadamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah.  Dan Allah mendengar soal-jawab kamu  berdua.   Sesungguhnya,  Allah Maha mendengar lagi Maha melihat.

[AGENDA] PELETAKAN BATU PERTAMA MUSHOLLA TAHFIDZ NU SUMBERWRINGIN

 


Sumberwringin. Untuk keberkahan pembangunan musholla tahfidz PAC GP ANSOR dan MWC NU Sumberwringin melaksanakan do'a bersama serta Peletakan batu pertama pada hari Ahad tanggal 13 September 2020.

Turut hadir pengurus MWC NU Sumberwringin mulai dari jajaran tanfidziyah hingga mustasyar dalam prosesi peletakan batu pertama. (red)

[AGENDA] LAUNCING MEDIA PAC GP ANSOR SUMBERWRINGIN



Sumberwringin. PAC GP Ansor Sumberwringin Melaksanakan Kegiatan Rutin MAJLIS ZIKIR DAN SOLAWAT (MDS) serta Pembacaan Rotibul Haddad. Setelah selesai estafet MDS dilanjutkan dengan Louncing MEDIA PAC GP Ansor Kecamatan Sumberwringin Di dusun Plampang Desa Rejoagung Kec Sumberwringin Pada Tanggal 12 September 2020.
Media-media yang dilauncing antara lain. FB. Instagram dan website resmi PAC GP Ansor Sumberwringin.
Dalam louncing ketua GP Ansor Menyampaikan bahwa media itu sangat penting di era Revolusi Industri 4.0 Zamanya MELENIAL. Karena setiap orang memiliki akses untuk belajar lewat Media sosial . Semoga Media yg kami gagas bermanfaat untuk ummat .( RED )

https://www.facebook.com/ansor.sumberwringin

[AGENDA] BAKTI SOSIAL PENDIRIAN MUSHOLLA TAHFIDZ NU PAC GP ANSOR SUMBERWRINGIN


Sumberwringin. Pembangunan Musholla Tahfidz NU yang digagas Oleh PAC GP ANSOR Sumberwringin sudah ditahap penentuan arah kiblat dan penggalian pondasi. pada hari ahad tanggal 06 September 2020 segenap pengurus ANSOR dan MWC NU Sumberwringin mendatangi lokasi untuk menentukan arah kiblat yang tepat.
mas didik selaku ketua pac menuturkan bahwa semua bahan sudah tersedia tinggal dibangun saja dan menaruh harapan besar terhadap warga NAHDLIYYIN untuk terus bergerak memakmurkan masjid dan mushalla-mushalla yang ada. "semoga pembangunan mushalla tahfidz NU ini bisa berjalan dengan lancar tanpa kendala dan seiring ridha tuhan" tutur mas jun selaku ketua panitia pembangunan. (red)

[AGENDA] BAKTI SOSIAL PEMBANGUNAN RUMAH TAHFIDZ NU

Sumberwringin. Setelah Sukses melaksanakan baksos pembangunan Ruamah tidak layak huni. PAC GP ANSOR Kecamatan Sumberwriringin kali ini menggagas pendirian Musholla Tahfidz NU di Sumbergading kecamatan Sumberwringin.
"kita harus terus mendukung pendidikan dari segi apapun termasuk pembangunan tempat anak-anak yang semangat untuk menghafal Al-Qur'an, Kita Sebagai pemuda harus senantiasa peduli terhadap pendidikan, karena pemuda hari ini adalah pemimpin di hari esok" kata Mas Didik Selaku Ketua PAC.
"peletakan batu pertama insyaallah akan dihadiri Bapak Bupati dan SKPD kabupaten dan juga kerja sama dengan PC ANSOR Bondowoso yang kami kemas dengan Goes Bershalawat" ketua Panita dalam wawancaranya bersama media.

hingga berita ini dibuat panitia masih menerima jika ada yang juga ingin berpartisipasi mendukung kelancaran pendirian musholla tahfids ini. baik berupa materi maupun tenaga. (Red)



[AGENDA] WASHIL BIN ATHA DAN MU’TAZILAH (RASIONALIS ISLAM): HATI-HATI !

Ditulis oleh: Syaiful Rijal  Sekretaris PAC GP Ansor Kec. Sumberwringin Bondowoso

Washil bin atha adalah pendiri dan pembina aliran mu’tazilah, sehingga ia digelari syekh al-muktazilah wa qadimuha. Beliau lahir dimadinah (81-131 H). Ia belajar pada Hasyim Abdullah bin Muhammad bin al-Hanifah. Kemudian pindah ke basrah dan belajar kepada hasan al-Bashri.
                Wasil bin atha adalah seorang orator ulung yang menguasai ilmu jiwa, cerdas dan kuat pendirian. Dengan kecerdasannya itulah ia berbeda pendirian dan pandangan dengan gurunya imam Hasan al-Bashr (w 110 H). Sehingga washil bin athak disebut muktazila karena Syekh Hasan al-Basri mengatakan (I’tazala Anna).
                Sebagai Aliran Baru, Washil bin atha memiliki ajaran-ajaran tersendiri yang terdiri dari:
1. Al-manzila bain al-manzilatain (posisi menengah)
Menurut ajaran ini pelaku dosa besar tidak kafir seperti yang dikatakan oleh khawarij, dan bukan pula mu’min seperti yang diajarkan murji’ah, akan tetapi fasiq, kata mukmin menurut washil adalah suatu gambaran tentang macam2 kebaikan, jika kebaikan itu terkumpul dalam seseorang maka dia disebut mukmin, dan itu adalah nama yang menunjukkan pujian sedangkan orang fasiq tidak pantas menerima pujian, namun orang fasiq juga tidak dikatakan kafir karena ada sisi kebaikannya dan dia masih bersyahadat, oleh karena itu jika meninggal dalam keadaan tidak bertaubat maka akan masuk neraka dan kekal didalamnya tapi siksaan yang dirasakan lebih ringan
2. Ajaran yang berkenaan dengan paham qadariyah.
Paham qadariyah yg dimaksud adalah ajaran yang dianjurkan oleh ma’bab dan Ghailan. Tuhan kata washil bin atha bersifat bijaksana dan adil, ia tidak berbuat jahat dan zalim. Tidak mungkin tuhan menghendaki supaya manusia berbuat hal2 yang bertentangan dengan perintahnya. Dengan demikian manusia sendirilah yang menentukan/ mewujudkan perbuatannya tuhan hanya memberi daya dan kekuatan kepadanya, ajaran ini sepertinya washil memperoleh dari ghilan melalui abu hanifah
3. Nafy al-Shifat (peniadaan sifat2 tuhan)
Apa yang disebut sifat tuhan sebenarnya bukanlah sifat yang mempunyai wujud tersendiri diluar dzat tuhan, tetapi sifat yang merupakan esensi tuhan.  Ajaran ini menurut sahrastani belum matang tetapi kemudian disempurnakan oleh pengikutnya, setelah mereka mempelajari filsafat yunani, salah satunya abu huzail yang menjelaskan bahwa tuhan tak mungkin diberikan sifat yang mempunyai wujud tersendiri dan kemudian melekat pada dzat tuhan, karena dzat tuhan bersifat qadim maka apa yang melekat pada tuhan itu juga bersifat qadim pula, menurut wasil akan berdampak pada adanya dua yg qadim (taaddud al qudama’) Adanya dua yang qadim adalah kemusrikan, oleh karena itu untuk memelihara kemurnian tauhid atau keesaan tuhan, maka tidak boleh mengatakan Allah bersifat
              Demikianlah ajaran-ajaran yang ditinggalkan oleh washil bin atha, dua dari ajarannya tersebut, yaitu posisi menengah dan peniadaan sifat-sifat tuhan, kemudian menjadi bahagiaan dari integral dari lima prinsip (al-ushul al-Khamsah) yang dijadikan ajaran muktazilah. Ketiga sila lainnya adalah al-adl (keadilan tuhan), al-wa’ad wa al-wa’id (janji dan ancaman), al-amr , al-ma’ruf nahi munkar[1]


[1] Mausu’ah al-Aqidah al-islamiyah, (478)